PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Oleh: Arumi SavitriFatimaningrum, S. Psi.
1. DEFINISI
Pendidikan (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1991): proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Pendidikan (Poerbakawatja & Harahap): Usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk meningkatkan kedewasaan yang selalu diartikan sebagai kemampuan untuk bertangung jawab terhadap segala perbuatannya.
Pendidikan tergantung dari masing-masing individu, meski begitu bisa ditarik kesimpulan bahwa ada kesamaan tujuan dari pendidikan, yaitu adanya perubahan tingkah laku dari suatu tahapan perkembangan ke tahapan perkembangan yang lebih maju, atau mengembangkan semua potensi yang dimiliki oleh individu agar menjadi maksimal.
Pendidikan dapat juga diartikan sebagai usaha yang sadar, sengaja, dan bertanggung jawab yang dilakukan pendidik ke anak didik agar meningkat ke taraf yang lebih maju.
Pendidikan sebagai suatu produk meliputi semua perubahan yang berlangsung sebagai hasil partisipasi individu dalam pengalaman-pengalaman belajar.
Psikologi Pendidikan: Psikologi yang mempelajari penggunaan psikologi dalam masalah pendidikan.
Witherington:
studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia.
Crow & Crow:
memberikan gambaran dan penerapan tentang pengalaman-pengalaman belajar seorang individu sejak dilahirkan s/d usia tua. Pokok persoalannya adalah keadaan-keadaan yang dapat digunakan untuk mempelajari belajar.
Sumadi Suryabrata:
pengetahuan psikologi mengenai anak didik dalam situasi pendidikan.
Sri Partini Suardiman:
ilmu pengetahuan yang memnyelidiki gejala-gejala kejiwaan individu dalam situasi pendidikan.
Psikologi pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki
segi-segi psikologi dalam situasi pendidikan.
Psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari