Kamis, 06 Juni 2013

ibbuu :*

Aku tidak pernah sedikitpun mempertimbangkan bahwa suatu kesedihan, kekecewaan, kekhawatiran dan suatu kekosongan yang aku rasakan juga dapat menyentuh kehidupanmu. Mungkin aku sangat terlampau sibuk dengan duniaku selama ini sehingga aku tidak terlalu peka terhadap perasaan yang kau rasakan. Dengan bertambah umurku setiap tahun yang mengedepankanku dengan sikap kedewasaan diri dan sehingga aku bisa menyadarinya suatu hal yang mengartikan hidup ini begitu sangatlah berarti. Aku sangat tidak pernah menyadari bahwa kau itu memiliki mimpimu sendiri, akupun tidak pernah berfikir bahwa kau memiliki perasaan dan kebutuhan sendiri, akupun sama sekali tak pernah berfikir kau sangat merasa tidak dihargai olehku karena begitu jarangnya aku mengucapkan kata yang terlontar dari mulutku yang berupa ucapan terima kasih. Setelah aku sadari aku kini bukanlah anak balita lagi bahkan remaja, aku kini sudah beranjak dewasa dengan umur 19 tahunku kini. Bahkan sampai saat ini pun kau telah memberiku melebihi sekedar kehidupan, mengajarkanku bagaimana cara mempercayai diriku sendiri, bahkan kau selalu tidak pernah lupa untuk selalu mengingatkanku tentang apa itu arti hidup dan selalu mendorongku untuk berjuang keras dalam meraih semua mimpi – mimpi. Mungkin seringkali kau selalu mendukung setiap keputusan yang aku ambil sendiri tanpa berpikir panjang dan tanpa meminta suatu nasehat darimu, walau dalam hatimu kau tahu itu bukanlah hal yang terbaik. Dan bila aku gagal dalam segala hal yang telah aku perbuat kau bahkan selalu mengulurkan tangan seakan akan aku tak bersalah, kau jugga selalu membatuku untuk belajar dan tumbuh menjadi orang yang lebih kuat dalam segala hal yang akan aku alami. Kau selalu melontarkan kata – kata yang selalu aku ingat dalam benak dan pikiranku “hapuslah kata menyerah ubahkan dan tuliskan menjadi sebuah harapan besar disana”. Terkadang sering kubayangkan tentang keuletanmu, memikirkan semangatmu, mendambakan ketulusan dan kasihmu, mengagumi akan kecantikanmu. Ibu .. kau bukan hanya cantik sebatas kulitmu saja tapi kau juga cantik pada kepribadian dan sikapmu yang selalu menggugah hatiku untuk menjadi figur sepertimu.

          Terima kasih ibu telah membuat aku merasa berarti dan percaya akan semua mimpi – mimpiku. Terima kasih telah mendorongku menjadi anak yang baik dan lebih baik dan selalu mendorongku menjadi yang terbaik.  Terima kasih untuk semua pemberian, waktu, cinta, dan semua kasih sayangmu. Ibu ingin sekali aku mengucapkan kata – kata yang mungkin aku sering lupakan Maafkan aku atas segala kesalahan yang telah ku lakukan baik sengaja maupun tidak yang telah membuatmu gelisah, Terima kasih untuk selalu menjadi satu – satunya orang yang mengerti apa yang aku rasakan. Aku butuh kau ibu .. aku juga cinta kau ibu .. . kau bukan hanya ibuku melainkan bidadariku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar